Kamis, 24 Maret 2011

Sekilas ADAT dan BUDAYA HINDU BALI

Adat & Kebudayaan

Adat dan kebudayaan di Bali sangat erat kaitannya dengan agama dan kehidupan religius masyarakatnya.

Agama Hindu

Agama Hindu merupakan sebuah agama yang memiliki keselarasan dan kedamaian universal yang memandang individu atau manusia sebagai suatu keluarga besar.

Arti dan Lambang Pemujaan Hindu

Ajaran keagamaan Hindu yang disimbulkan dalam kegiatan upacara adalah dianggap sebagai alat yang suci untuk mencapai tujuan dan makna pemujaan tersebut.

Dewa Ganesha

Dewa Ganesha adalah dewa keberhasilan dan penghilang dari segala rintangan, yang harus dipuja pertama kali sebelum memuja dewa lain.

Etika Hindu

Etika dalam filsafat Hindu dikenal dengan istilah "10 Kebajikan" atau yang disebut dengan "Dharma Laksana", yang termuat dalam kitab Manu Smrti.

Hari Raya Galungan

Galungan adalah hari kemenangan Dharma melawan Adharma yaitu pemujaan terjadinya kemenangan kebenaran atas ketidakbenaran dengan restu Sang Hyang Widhi Wasa.

Hari Raya Kuningan

Hari Raya Kuningan diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali dalam kalender Bali tepatnya pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan. (1 bulan dalam kalender Bali = 35 hari).

Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun BaruSaka. Dimana pada hari ini umat hindu melakukan amati geni yaitu mengadakan Samadhi pembersihan diri lahir batin.

Hari Raya Pagerwesi

Hari Raya Pagerwesi ini jatuh tiap 6 bulan ( 210 hari ) pada Rabu Kliwon Shita, Pagerwesi juga termasuk rerainan gumi, artinya hari raya untuk semua masyarakat, baik pendeta maupun rohaniawan.

Hari Raya Saraswati

Hari Saraswati di sebut juga hari Ilmu pengetahuan, dimana pada hari ini Sang Hyang Widhi telah menciptakan Ilmu pengetahuan bagi umat manusia untuk dapat selaras dengan alam.

Hari Raya Siwaratri

Hari Raya Siwaratri hari suci untuk melakukan pemujaan terhadap Hyang Widhi ( Tuhan Yang Maha Esa) dalam wujud Dewa Siwa.

Hari Raya Tumpek Landep

Hari raya Tumpek Landep adalah hari yang dikhususkan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam wujudnya sebagai Dewa Senjata ( Pasupati ).

Mekotek

Upacara Mekotek dilaksanakan dengan tujuan memohon keselamatan. Upacara yang juga di kenal dengan istilah ngerebek. Mekotek ini adalah warisan leluhur, adat budaya dan tradisi

Ngurek

Ngurek adalah atraksi menusuk diri dengan menggunakan senjata keris, ini berlangsung ketika para pelaku berada dalam keadaan kerasukan (diluar kesadaran).

Ogoh-ogoh

"Ogoh-Ogoh" merupakan karya seni patung yang menjadi ikon ritual yang secara tradisi sangat penting dalam penyambutan perayaan Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka.

Penjor

Dalam ajaran agama Hindu simbul dikenal dengan kata "niasa" yaitu sebagai pengganti dari yang sebenarnya. Bukan hanya keagamaan saja yang menggunakan simbul, aspek kenegaraan dan berbangsapun memakai simbul.

Sejarah Hindu

Hindu adalah agama tertua di dunia (dahulu dikenal dengan nama Sanatana Dharma), yang diinspirasikan oleh "Wahyu Tuhan" untuk para Rsi di India pada ribuan tahun Sebelum Masehi.

Sejarah Hindu Bali

Perkembangan Hindu di Bali dikarenakan pengaruh dari Jawa Tangah dan Jawa Timur sebelum abad ke-8, dengan ditemukan fragmen pada prasasti di desa Pejeng, Gianyar.

Sejarah Hindu Indonesia

Sejarah perkembangan agama Hindu di Indonesia bermula pada awal tahun Masehi yang disebarkan oleh Rsi Agastya, yang berjulukan "Agastya Yatra" dan "Pita Segara".

Subak

Subak adalah salah satu bentuk lembaga kemasyarakatan pada masyarakat Bali yang bersifat tradisional dan yang dibentuk secara turun temurun oleh masyarakat umat Hindu Bali.

Tari Barong & Tari Kecak

Tari Barong dan Tari Kecak adalah dua tarian tradisional yang merupakan lambang budaya Bali, yang menjadikan Bali terkenal sebagai salah satu tempat wisata terbaik di dunia

Tutug Kambuhan

Upacara Tutug Kambuhan bermakna membersihkan jiwa raga sang bayi dari pengaruh buruk, sedangkan untuk ibu membersihkan dari segala noda dan kotoran,  ungkapan rasa berterima kasih kepada Nyama Bajang

Upacara Bhuta Yadnya

Upacara Bhuta Yadnya adalah upacara yang di tujukan kepada Bhuta Kala agar jangan mengganggu ketentraman kehidupan manusia di dunia.

Upacara Buda Cemeng Klawu

Upacara Buda Cemeng Klawu atau disebut juga Buda Wage Klawu adalah upacara pemujaan dan permohonan doa agar mendapat rezeki atau dibukakan pintu rezeki, upacara ini juga sebagai ungkapan terima kasih karena telah diberikan kekayaan,

Upacara Bukakak

Upacara Bukakak adalah upacara  yang bermakna permohon kepada Sang Pencipta dalam perwujudan Dewi Kesuburan untuk diberikan kesuburan bagi tanah pertanian yang diolah, dan juga berharap akan mendapatkan hasil panen yang baik dan melimpah ruah.

Upacara Kematian Orang Meninggal Di Laut

Upacara kematian orang meninggal di laut yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali.

Upacara Kepus Puser

Upacara Kepus Puser atau Pupus Puser bisa juga di sebut Penelahan. Kepus Puser artinya lepasnya tali puser yang tersisa saat bayi lahir. Umat Hindu di Bali meyakini, saat lepasnya tali puser ini merupakan suatu kejadian yang penting dan patut di upacarai,

Upacara Madiksa

Upacara Madiksa bertujuan meningkatkan kesucian diri secara lahir batin dari seorang Welaka (orang biasa) menjadi orang suci (Pendeta/Sulinggih), upacara Madiksa termasuk dalam upacara Rsi Yadnya,

Upacara Mawinten

Upacara Mawinten bermakna pembersihan diri secara lahir batin, secara lahir, diri bersihkan atau dimandikan dengan air yang telah disatukan dengan berbagai aneka bunga/kembang, sedangkan secara batin,

Upacara Mecaru

Upacara Mecaru bisa juga disebut Butha Yadnya, ini adalah suatu upacara untuk menjaga mengharmoniskan hubungan antara manusia dengan alam lingkungan sekitarnya,

Upacara Med Medan

Upacara Med Medan diadakan sehari setelah Hari Raya Nyepi  sore harinya yaitu pada hari Ngembak Geni  menyambut tahun baru Saka,

Upacara Megedong Gedongan

Upacara Megedong Gedongan adalah upacara yang dilakukan untuk penyucian bayi yang masih ada dalam kandungan ibunya.

Upacara Melarung Bumi

Upacara Melarung Bumi disebut juga Mecaru Bumi, upacara ini  bermakna  membersihkan bumi dari pengaruh  buruk dan negatif yang bisa merusak kehidupan manusia juga menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Upacara Melaspas

Upacara Melaspas  bermakna upacara yang bertujuan membersihkan dan menyucikan bangunan yang baru selesai  dibangun/dibuat atau baru ditempati kembali,  seperti rumah, kantor, toko, kandang dan lain lain.

Upacara Melasti

Pelaksaan Upacara Melasti dilakukan tiga hari (tilem kesanga) sebelum Hari Raya Nyepi, Upacara Melasti bisa juga sebut upacara Melis atau Mekilis,

Upacara Melukat

Upacara Melukat adalah upacara pembersihkan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia. Upacara Melukat ini dilaksanakan pada hari baik dan merupakan adat tradisi yang sudah dilakukan oleh umat Hindu di Bali

Upacara Menek Kelih

Upacara Menek Kelih bermakna puji syukur, memohon keselamatan kehadapan Hyang Samara Ratih dalam manifestasinya Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) agar dituntun dan diberikan jalan baik dan benar juga di jauhkan dari hal hal yang menyesatkan

Upacara Mependem Ring Geni

Upacara Mapendem Ring Geni adalah bentuk upacara pembakaran bagi jenasah yang baru meninggal dunia, namun belum dapat disebut Ngaben. Upacara Mapendem Ring Geni termasuk dalam upacara Pitra Yadnya,

Upacara Ngaben

Ngaben adalah suatu upacara pembakaran mayat yang dilakukan umat Hindu di Bali, upacara ini dilakukan untuk menyucian roh leluhur orang sudah wafat menuju ketempat peristirahatan terakhir

Upacara Ngaben Swasta Agni

Upacara Ngaben Swasta Agni  adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan sederhana dengan biaya rendah. Upacara Ngabenan Swasta Agni termasuk dalam upacara Pitra Yadnya,

Upacara Ngaben Tikus

Upacara Ngaben Tikus adalah salah satu tradisi kebudayaan agraris yang sudah di lakukan oleh masyarakat Bali secara turun temurun sejak zaman dahulu.

Upacara Ngalepas Hawon

Upacara Ngalepas Hawon ini  bermakna untuk melepaskan  segala kotoran yang berada di tubuh bayi dan ibunya secara lahir batin juga agar dilindungi dan diberkati oleh Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa).

Upacara Ngembak Geni

Hari Ngembak Geni adalah berakhirinya waktu melakukan Brata Nyepi, pelaksanaan hari Ngembak Geni ini jatuh sehari setelah Hari Raya Nyepi.

Upacara Ngempugin

Upacara Ngempugin bermakna pertama kalinya tumbuhnya gigi pada anak. Upacara ini bertujuan sebagai permohonan kepada Hyang Widhi agar anak giginya tumbuh dengan baik.

Upacara Ngenteg Linggih

Upacara Ngenteg Linggih mempunyai makna upacara mensucikan dan mensakralkan Niyasa tempat memuja Hyang Widhi. Dalam bahasa Bali Ngenteg artinya mengukuhkan, dan Linggih artinya kedudukan.

Upacara Ngeroras

Upacara Ngeroras bermakna pemujaan untuk menghormati para leluhur atau orang yang telah meninggal. Ngeroras bisa disebut juga Nyekah, Mamukur, Panileman dan Maligia.

Upacara Nyambutin

Upacara Nyambutin adalah upacara pemujaan dan permohonan kehadapan Hyang Widhi agar jiwa di si bayi diberkati dan benar-benar menyatu kembali kepada raganya,

Upacara Otonan

Dalam masyarakat Hindu Bali terdapat berbagai upacara, salah satu kegiatan upacara tersebut adalah Otonan. Otonan sendiri mengandung pengertian sebagai hari kelahiran berdasarkan wuku kalender Hindu Bali.

Upacara Pasupati

Upacara Pasupati bermakna pemujaan memohon berkah kepada Hyang Widhi (Sang Hyang Pasupati) untuk dapat menghidupkan dan memberikan kekuatan magis terhadap benda-benda tertentu yang akan dikeramatkan.

Upacara Pawiwahan Sadampati

Upacara Pawiwahan Sadampati mempunyai makna sebagai upacara kesaksian ke hadapan Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) dan juga kepada masyarakat bahwa kedua orang yang bersangkutan telah

Upacara Perang Api

Upacara Perang Api atau Siat Geni bermakna sebagai symbol mengusir roh jahat/bhuta kala. Pelaksanaan upacara perang api ini dilakukan pada saat pengerupukan sebelum Hari Raya Nyepi esok harinya.

Upacara Perang Ketupat

Upacara Perang Ketupat atau sering juga disebut Aci Rah Pengangon merupakan upacara bermakna bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada Sang Hyang Widhi, atas hasil panen, terhindar dari kekeringan,

Upacara Perang Pandan

Upacara Perang Pandan adalah upacara persembahan yang dilakukan untuk menghormati Dewa Indra (dewa perang) dan para leluhur. Perang Pandan disebut juga mekare-kare.

Upacara Perang Pisang

Upacara Perang Pisang bisa juga disebut dengan mesabatan biu, tradisi perang pisang terdapat ini di Desa Tenganan Daud Tukad, Kecamatan Maggis, kabupaten Karangasem,

Upacara Perkawinan Adat Bali

Dalam ajaran Hindu terdapat empat tahap dalam mencapai tujuan hidup, adapun tujuan hidup tersebut dinamakan Catur Purusa Artha terdiri dari Dharma, Artha, Kama dan Moksa.

Upacara Piodalan

Upacara Piodalan adalah upacara pemujaan ke hadapan Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) dengan segala manifestasinya lewat sarana pemerajan, pura, kahyangan, saat hari- hari tertentu.

Upacara Potong Gigi

Upacara Potong Gigi mengandung arti pembersihan sifat buruk yang ada pada diri manusia. Potong gigi dalam bahasa Bali Mepandes bisa juga disebut Matatah atau Mesanggih, dimana 6 buah taring yang ada di deretan gigi atas dikikir atau ratakan,

Upacara Purnama

Upacara Purnama adalah pemujaan terhadap dewa Chandra dan merupakan hari suci bagi umat Hindu di Bali, Upacara Purnama ini bermakna memohon berkah dan karunia dari Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa)

Upacara Sudhi Wadhani

Upacara Sudhi Wadhani adalah upacara pengukuhan/pengesahan dan janji seseorang yang sebelumnya bukan beragama Hindu menjadi penganut agama Hindu yang di dasari keikhlasan tanpa paksaan.

Upacara Tanggal Gigi

Upacara Tanggal Gigi bertujuan mempersiapkan anak untuk mempelajari ilmu pengetahuan, upacara ini termasuk manusa Yadnya, Manusa Yadnya sendiri maknanya adalah suatu upacara suci atau pengorbanan suci demi kesempurnaan hidup manusia

Upacara Tilem

Upacara Tilem bermakna sebagai upacara pemujaan terhadap Dewa Surya, pada saat upacara tilem ini dilaksanakan sembahyang dan pemujaan memohon berkah dan karunia dari Hyang Widhi

Upacara Tumpek Kandang

Upacara Tumpek Kandang adalah upacara yang memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau hewan peliharaan.

Upacara Tumpek Wayang

Upacara Tumpak Wayang mengandung makna hari kesenian, karena pada hari itu dipercaya lahirnya berbagai jenis alat seni dan kesenian seperti gong, gender,wayang , barong, dll.

Upacara Yadnya

Upacara Yadnya merupakan satu bentuk kewajiban yang harus dilakukan oleh umat manusia di dalam kehidupannya sehari-hari, Yadnya sendiri bermakna suatu pengorbanan atau persembahan suci yang tulus dan ikhlas, (Toedebona)

Pura Besakih

Pura Besakih adalah merupakan pura terbesar atau induk dari pura -pura yang ada di pulau dewata. Pura ini  terletak di desa Besakih, kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem. Letak Pura Besakih berada di lereng Barat Daya Gunung Agung pada ketinggian lebih kurang 1000 meter dari permukaan laut, dan berjarak sekitar kurang lebih 60 km ke arah timur laut dari kota Denpasar Bali.
Pura Besakih ini bangun untuk kesucian umat manusia dan agama Hindu khususnya, Pura Besakih bermakna filosofis dan awal masuknya ajaran agama Hindu di Bali. Setiap tahunnya saat bulan purnama  upacara Galungan di adakan dengan meriah selama 1 bulan di Pura ini. Latar belakang pembangunan Pura Besakih yang berada di lereng Gunung Agung adalah sebagai tempat ibadah dan upacara menyembah Dewa, karena berdasarkan kepercayaan masyarakat di bali  dan umat hindu khususnya di puncak Gunung Agung terdapat Istana Para Dewata
Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya). Di Pura Basukian, di areal inilah pertama kalinya tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Resi Markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai pusatnya. Pura Besakih merupakan pusat dari kegiatan upacara di Bali. Sedangkan Pure terbesar yang ada di area komplek tersebut dinamakan Pura Penataran Agung, ada 3 arca yang terdapat di Pura Penataran Agung simbol dari sifat Tuhan Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnudan Dewa Siwayang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur/Reinkarnasi.
 Di dalam lontar Padma Bhuana menyebutkan bahwa pura Besakih sebagai Huluning Bali Rajya. Pura Basukihan adalah hulunya Pura Puseh di desa pekraman, Pura Dalem Puri adalah hulunya Pura Dalem di desa pekraman, Pura Ulun Kulkul adalah hulunya Kulkul, dan Pura Banua adalah hulunya Jineng, linggihnya Dewi Sri. Pura Besakih juga berfungsi sebagai Pura Padma Bhuana, seperti Pura Gelap (Timur) untuk pemujaan dewa Iswara dan di Bali bagian timur adalah Pura Lempuyang, Pura Kiduling Kreteg (Selatan) untuk pemujaan dewa Brahma dan di Bali bagian selatan adalah Pura Andakasa, Pura Ulun Kulkul (Barat) untuk pemujaan dewa Mahadewa dan di Bali bagian barat adalah Pura Batukaru, dan Pura Batu Madeg (Utara) untuk pemujaan dewa Wisnu dan di Bali bagian utara adalah Pura Ulun Danu Beratan.
Pura Besakih menurut lontar Kusuma Dewa merupakan salah satu dari pura Sad Kahyangan yaitu Pura Lempuyang (Iswara), Pura Goa Lawah (Maheswara), Pura Batukaru (Mahadewa), Pura Pucak Mangu (Sangkara) dan Pura Besakih (Sambu). Di samping sebagai salah satu dari pura Sad Kahyangan, pura Besakih juga sebagai lambang alam bawah dan alam atas. Soring ambal-ambal terdapat pada Pura Persimpangan, Pura Manik Mas, Pura Bangun Sakti, Pura Goa Raja, Pura Rambut Sedana, Pura Basukihan, Pura Dalem Puri, Pura Jenggala, Pura Banua dan Pura Merajan Kanginan. Luhuring ambal-ambal terdapat pada Pura Penataran Agung Besakih, Pura Batu Madeg, Pura Gelap, Pura Kiduling Kreteg, Pura Ulun Kulkul, Pura Peninjoan, Pura Tirtha, Pura Pengubengan dan Pura Pasar Agung
Sebagai gambaran umum menurut cerita,Pura Besakih dibangun berdasarkan konsep keseimbangan kosmos, baik secara horisontal maupun vertikal antara alam bawah dan alam atas. Di dinding pura terdapat banyak pahatan pahatan  yang memiliki kisah, makna dan cerita tersendiri tentang cikal bakal sejarah ajaran Hindu dan  keberadaan pura pura tersebut. Pembangunan pura ini diawali dengan penanaman Panca Datu (lima jenis logam) yaitu perak, tembaga, besi, mas dan mirah pada sekitar abad ke-8 dengan nama Pura Basukihan oleh Resi Markandya. Kemudian dengan kedatangan para raja-raja dan para Resi maka Pura Basukihan semakin berkembang dan menjadi Pura Besakih yang sekarang. Pada sekitar abad ke-10 dan ke-11, Raja Kesari Warmadewa datang berkunjung ke Pura Basukihan dan mendirikan Pura Merajan Slonding. Menurut prasasti Batu Madeg, Mpu Beradah pada masa pemerintahan Raja Erlangga juga pernah datang ke Besakih. Selain itu, Raja Kresna Kepakisan dan raja-raja Gelgel juga menaruh perhatian terhadap pemujaan di Pura Besakih. Pada saat itu untuk pemeliharaan dan pengembangan serta pelaksanaan upacara di Pura Besakih berada di bawah pengurusan kerajaan Klungkung yang merupakan penguasa tertinggi.
Masyarakat desa sekitar Pura sebagian besar bermata pencarian  percocok tanam, berdagang dan menjadi pemandu wisata dengan tidak lupa menjalankan ibadah dan upacara yang telah diwariskan secara turun temurun dari keluarga mereka agar selalu bersyukur atas berkah yang telah diberikan oleh sang pencipta dewata yang Agung.
Pada saat ini Pure Besakih ditetapkan oleh pemda Bali sebagai objek  ikon kepariwisataan di Bali  dan menjadi salah satu  daerah tujuan wisata  yang harus dikunjungi, dimana pengelolaan, pemeliharaan juga kebersihan Pure tersebut menjadi tanggung jawab Pemda Bali dan masyarakat sekitar
Bila kita menggunakan kendaraan bermotor, jarak tempuh menuju Pure Besakih ini memerlukan waktu kira-kira kurang lebih 90 menit perjalanan dari Denpasar Bali. Selama dalam perjalanan menuju ke pura Besakih ini, kita akan melihat indahnya panorama pemandangan alam  yang indah dan sejuk nya udara pegunungan.
Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa Pura Besakih yang berada di pulau Dewata ini berfungsi sebagai tempat ibadah dan upacara bagi umat hindu umat dari zaman dahulu sampai saat ini,dan juga termasuk salah satu peninggalan bersejarah di Indonesia dan pulau dewata khususnya.
Bila kita ingin berkunjung ke Pura Besakih ini, jangan lupa membawa kamera. Untuk mengabadikan foto-foto  bahwa kita pernah datang ke pulau Dewata dan Pura Besakih khususnya yang merupakan salah satu tempat objek wisata (Toede Bona)

Besakih Pura Indah Di Kaki Gunung Agung

Besakih Pura Indah Di Kaki Gunung Agung

Banyak keunikan dan keindahan di Pulau Bali atau yang memiliki nama lain Pulau Dewata, kepercayaan hindu yang kuat menjadikan Pulau ini penuh bangunan Pura-pura yang indah dengan keunikan dan eksotisme yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Pura Besakih yang memiliki keindahan dan arsitektur yang tinggi dengan latar pemandangan yang luar biasa.

Pura Besakih desa Besakih Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali tepatnya di kaki Gunung Agung. Merupakan Pura yang besar dan di keramatkan oleh umat Hindu yag termasuk dalam Sad Kahyangan atau Sad Kahyangan Jagad, adalah enam pura utama yang menurut kepercayaan masyarakat Bali merupakan sendi-sendi pulau Bali.

Pura Besakih terdiri dari 18 Pura dan 1 Pura Utama yang merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di Besakih.
Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca utama Tri Murti Brahma, Wisnu dan Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur

Yang membuat menarik Pura Besakih selain arsitektur dan pemandangan alamnya yang indah adalah mitos yang ada. Konon pada hari raya Agung orang tidak diperkenankan melakukan pendakian ke Gunung Agung, bila masih Melakukannya juga biasanya Orang tersebut akan Hilang, benar atau tidaknya mitos tersebut banyak pendaki yang memang hilang (atau turun dari sisi gunung yang berbeda) biasanya wisatawan asing. Toh sebaga pendaki yang baik gak ada salahnya khan menghargai kepercayaan setempat.

Jadi bila anda kebetulan berkunjung ke Bali tidak ada salahnya coba mengunjungi Pura Besakih ini, karena disamping indah pemandangannya anda bisa mengagumi arsitekturnya yang memiliki nilai seni yang tinggi. (Toede Bona)

Keindahan Bali lewat 7 Pantainya

Keindahan Bali lewat 7 Pantainya

Bali merupakan pariwisata yang diakui oleh Seluruh Dunia akan keindahan alam dan kekayaan budayanya yang sangat kental, pantai di Balipun merupakan salah satu dari 10 pantai terbaik di Dunia, dimana dan apa sajakah pantai terindah dibali ini?

Padang Bai




















Pantai Padang Bai terletak di pelabuhan penyebrangan Bali – Lombok yaitu Padang Bai, pantainya cukup terjaga kebersihan dan keindahannya. Bagi pemancing dan para penyelam (diver) sangat suka dipantai ini. Karena biarpun bersebelahan dengan pelabuhan tetapi biota lautnya masih sangat terjaga dengan baik. Namun hati hati kalau mau menyelam disini, terkadang arusnya sangat kencang.

Pantai Legian dan Seminyak




Memang pantai yang terletak di utara pantai kuta mempunyai suasana yang sama dengan pantai Kuta, tetapi pantai di Legian dan Seminyak yang membedakan dengan pantai Kuta adalah kebersihan dan suasana yang tidak begitu ramai. Pantai legian dan seminyak ini merupakan tempat favorite memotret sunset saya, karena suasana sunset setiap harinya tidak pernah sama dan sangat unik.

Pantai Dreamland.


Pantai ini sangat disukai turis turis mancanegara, pasir putihnya membentang sangat luas. Dan karang karang besar memperindah pantai ini, salah satu pantai pasir putih di bali yang sangat indah dan eksotik. Hanya sayang akses ke tempat ini agak susah karena harus memasuki komplek perumahan mewah dan jalan yang sangat curam kebawah, agar berhati hati dikala musim hujan.

Pantai Sanur


Daerah sanur dan sekitarnya salah satu daerah wisata yang pertama berkembang di Bali, kita dapat merasakan suasana desa dengan kedamaian dibandingkan di daerah pantai yang lain. Semenjak direnovasi besar besaran Pantai sanur saat ini berubah menjadi pantai yang sangat cantik dan bersahabat. Banyaknya aktivitas dan resort2 yang berada didaerah sanur tersebut membuat Pantai Sanur salah satu pantai alternative yang layak dikunjungi.

Pantai Amed dan Tulamben



Pantai Amed dan Tulamben adalah pantai yang bersebelahan, hampir mirip karakter kedua pantai ini. Tetapi pantai amed masih sangat perawan dan tidak banyak turis domestic yang dating kesini. Pantai Tulamben sangat disenangi oleh para Diver yang ingin menyelam disini. Karena disini terdapat kapal perang US yang karam dan tidak terlalu dalam. Sehingga pantai ini adalah salah satu pantai yang eksotik dibali,

Pantai Lovina


Pantai yang terkenal yang terletak di utara pulau Bali, karakter pasir disini sedikit berbeda dipantai pantai bali lainnnya karena pasir hitamnya. Selain itu yang sangat terkenal di Pantai Lovina ini adalah setiap pagi kita bisa menyaksikan segerombolan Ikan Lumba – lumba yang bermain di pantai ini, untuk melihat lumba lumba ini kita bisa menyewa perahu nelayan yang bisa dipesan dihotel atau langsung ke nelayannya. Jangan lupa membawa lensa tele dan wide, karena bisa saja tiba tiba lumba lumba tersebut muncul disamping anda.

Pantai Candi Dasa



Disebelah timur Pulau Bali dan 2 perjalanan dari Denpasar anda akan menemui daerah wisata yang cukup dikenal yaitu candi Dasa, dan keindahan pantainya yang sangat memukau. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di pantai ini, salah satunya adalah snorkeling dan diving bisa anda lakukan disini.



7 Dari Keindahan Pulau BALI

Gunung dan Danau batur
Gunung Batur merupakan sebuah gunung berapi aktif di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Terletak di barat laut Gunung Agung, gunung ini memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 km dan merupakan salah satu yang terbesar dan terindah di dunia (van Bemmelen, 1949). Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267 m - 2152 m (puncak G. Abang). Di dalam kaldera I terbentuk kaldera II yang berbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km. Dasar kaldera II terletak antara 120 - 300 m lebih rendah dari Undak Kintamani (dasar Kaldera I). Di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22 km dan luasnya sekitar 16 km2 yang yang dinamakan Danau Batur yang merupakan Danau terbesar di Bali. Kaldera Gunung Batur diperkirakan terbentuk akibat dua letusan besar, 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu [1].

Gunung Batur terdiri dari tiga kerucut gunung api dengan masing-masing kawahnya, Batur I, Batur II dan Batur III.



Default Terumbu karang Pantai Tulamben

Area Tulamben desa Kubu, adalah Tempat yang sangat menarik di Pulau Bali, terutama bagi mereka yang mencintai olahraga selam. Secara geografis administratif, Tulamben terletak di kabupaten Karang Asem, dan berjarak sekitar 100 km dari kota Denpasar yang biasa ditempuh dalam waktu 3 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda 4.

Di Tulamben sendiri, Diving site yang sangat terkenal adalah Bangkai Kapal Cargo atau Shipwreck USS Liberty yang tenggelam 30 meter saja dari bibir pantai berbatu desa Tulamben. Kedalaman bangkai kapal (Ship Wreck) ini dimulai dari kedalaman 5 - 35 meter.

Bangkai kapal ini dihuni oleh ribuan jenis satwa laut dari ikan, udang, siput laut (nudibranch), kepiting, dan beraneka ragam coral. Bahkan beberapa hewan besar seperti Hiu, Whale Shark, dan Sunfish / Mola mola kerap dijumpai di daerah ini. Hal ini sangat disukai oleh fotografer bawah air dari mancanegara. Mau motret wide angle atau macro, semuanya tersedia di Tulamben.

Selain shipwreck liberty, berjalan ke arah timur sejauh 100m sudah dapat ditemukan dive site Drop off yang memiliki kontur jurang bawah air (wall) dengan vizibility yang cukup baik.

Bila pasir di Tulamben bay ini berwarna hitam berbatu, namun uniknya hanya terpaut 150 meter ke sebelah timur dari drop off sudah dijumpai dive site dengan pasir berwarna putih. Site ini antara lain allamanda dan batu kelebit. Untuk menyelam diareal ini biasanya kita menggunakan perahu tradisional bali yang sering disebut "JUKUNG".


Reply With Quote



Default Gunung Agung

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di pulau Bali dengan ketinggian 3.142 mdpl. Gunung ini terletak di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem - Bali.

Gunung Agung adalah gunung berapi tipe [[stratovolcano]], gunung ini memiliki kawah yang sangat besar dan sangat dalam yang terkadang mengeluarkan asap dan uap air. Dari Pura Besakih gunung ini nampak dengan kerucut runcing sempurna, tetapi sebenarnya puncak gunung ini memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar.

Dari puncak gunung Agung kita dapat melihat puncak Gunung Rinjani yang berada di pulau Lombok, meskipun kedua gunung tertutup awan karena kedua puncak gunung tersebut berada di atas awan.

Masyarakat Hindu Bali percaya bahwa Gunung Agung adalah tempat bersemayamnya dewa-dewa, dan juga masyarakat mempercayai bahwa digunung ini terdapat istana dewata. Oleh karena itu, masyarakat bali menjadikan tempat ini sebagai tempat kramat yang disucikan.




Default Air Terjun Gitgit

Air Terjun ini merupakan air terjun terbesar dan tertinggi di Bali, terletak di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada. Dari Kota Singaraja berjarak 11 km ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul. Air terjun yang berketinggian ± 35 meter ini sangat asri dan memiliki panorama yang indah dan berada di lingkungan yang berhawa sejuk.Turun dengan jalan kaki setelah melewati tempat Parkir Gitgit, beberapa pemuda lokal yang diorganisir oleh desa adat setempat menawarkan jasa mengantar para wisatawan menuju wisata air terjun yang indah ini. Disamping suara deburan air terjun dan kicauan burung, hamparan sawah, perkebunan cengkeh dan kopi / begitu pula tumbuhan bambu sepanjang jalan menuju air terjun menyuguhkan suasana damai dan alami.






Default Taman Nasional bali Barat

Taman Nasional Bali Barat terletak di bagian barat dari pulau Bali di Indonesia. Taman nasional ini mempunyai luas 77,000 hektar, yang kira-kira meliputi 10% dari luas daratan pulau Bali.

Taman Nasional Bali Barat terdiri dari berbagai habitat hutan dan savanah. Di tengah-tengah taman ini didominasi oleh sisa-sisa empat gunung berapi dari jaman Pleistocene, dengan gunung Patas sebagai titik tertinggi di tempat ini.

Sekitar 160 spesies hewan dan tumbuhan dilindungi di taman nasional ini. Hewan-hewan seperti Banteng, Rusa, lutung, kalong dan aneka burung. Taman Nasional Bali Barat merupakan tempat terakhir untuk menemukan satu-satunya endemik Bali yang hampir punah, Jalak Bali di habitat aslinya.
(toede bona)

Rabu, 23 Maret 2011

Pura Besakih


Besakih Pura Indah Di Kaki Gunung Agung

Banyak keunikan dan keindahan di Pulau Bali atau yang memiliki nama lain Pulau Dewata, kepercayaan hindu yang kuat menjadikan Pulau ini penuh bangunan Pura-pura yang indah dengan keunikan dan eksotisme yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Pura Besakih yang memiliki keindahan dan arsitektur yang tinggi dengan latar pemandangan yang luar biasa.

Pura Besakih desa Besakih Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali tepatnya di kaki Gunung Agung. Merupakan Pura yang besar dan di keramatkan oleh umat Hindu yag termasuk dalam Sad Kahyangan atau Sad Kahyangan Jagad, adalah enam pura utama yang menurut kepercayaan masyarakat Bali merupakan sendi-sendi pulau Bali.

Pura Besakih terdiri dari 18 Pura dan 1 Pura Utama yang merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di Besakih.
Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca utama Tri Murti Brahma, Wisnu dan Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur

Yang membuat menarik Pura Besakih selain arsitektur dan pemandangan alamnya yang indah adalah mitos yang ada. Konon pada hari raya Agung orang tidak diperkenankan melakukan pendakian ke Gunung Agung, bila masih Melakukannya juga biasanya Orang tersebut akan Hilang, benar atau tidaknya mitos tersebut banyak pendaki yang memang hilang (atau turun dari sisi gunung yang berbeda) biasanya wisatawan asing. Toh sebaga pendaki yang baik gak ada salahnya khan menghargai kepercayaan setempat.

Jadi bila anda kebetulan berkunjung ke Bali tidak ada salahnya coba mengunjungi Pura Besakih ini, karena disamping indah pemandangannya anda bisa mengagumi arsitekturnya yang memiliki nilai seni yang tinggi.

2 keunikan Presedin Amerika

Abraham Lincoln masuk kongres tahun 1846.
John F. Kennedy masuk kongres tahun 1946.



Abraham Lincoln terpilih jadi presiden tahun 1860.
John F. Kennedy terpilih jadi presiden tahun 1960.

Keduanya sangat peduli hak-hak sipil.
Kedua istri mereka kehilangan anak saat di gedung putih.

Kedua presiden ditembak hari Jumat.
Kedua presiden ditembak di kepala.

Sekretaris Lincoln bernama Kennedy .
Sekretaris Kennedy bernama Lincoln .

Keduanya dibunuh oleh orang dari daerah selatan.
Keduanya digantikan oleh orang selatan yg bernama Johnson.

Andrew Johnson, yg menggantikan Lincoln , lahir tahun 1808.
Lyndon Johnson, yg menggantikan Kennedy, lahir tahun 1908.

John Wilkes Booth, yg membunuh Lincoln , lahir thn 1839.
Lee Harvey Oswald, yg membunuh Kennedy, lahir thn 1939.

Kedua pembunuh terkenal dengan tiga namanya.
Nama keduanya terdiri dari 15 huruf.

Lincoln ditembak di teater bernama ‘Ford.’
Kennedy tertembak di mobil ‘ Lincoln ‘ dibuat oleh ‘Ford.’

Lincoln tertembak di teater dan pembunuhnya bersembunyi di gudang.
Kennedy tertembak dari sebuah gudang dan pembunuhnya bersembunyi di teater.

Booth dan Oswald terbunuh sebelum diadili.

Seminggu sebelum Lincoln tertembak, dia berada di Monroe , Maryland
Seminggu sebelum Kennedy tertembak, dia bersama Marilyn Monroe.